Showing posts with label Sajak. Show all posts
Showing posts with label Sajak. Show all posts

Saturday, September 30, 2006

Recital akhir September


Kesemrawutan dunia

Urusan dunia bak permainan papan catur
kita dilemparmainkan orang
berkorban untuk raja
atau mengorbankan bidak
kalah atau menang sudah diatur

kepedihan kepahitan
kepada siapa aku dapat bertanya
hanya keniscayaan getir yang kuraih

namun tatkala 'ku tolehkan kepala
gunung tinggi masih hijau menjulang
aliran sungai masih putih mengombak
bola mentari masih merah di ujung jauh

menghangatkan jiwa-jiwa
nantikan pengharapan Ilahi...


(EJ - Doonside, 30/09/06)
-- Adapted from The Book & The Sword OST --

Wednesday, May 24, 2006

A Rhapsody on Chibi River

















On and on the Great River rolls, racing east
Of proud and gallant heroes its white-tops leave no trace,
As right and wrong, pride and fall turn all at once unreal.

When all the dreams drain,
Same are loss and gain.
Yet under the pink sunsets
the green hills ever stay
to blaze in the west-waving day

White haired fishermen comb the river isles
having seen enough of spring and autumn tides
Over a jar of wine they talk and laugh
Where many a famed event
Provides their merriment.

(from the epic story of Romance of the Three Kingdoms)


Tuesday, November 08, 2005

Adegan Kehidupan II

KISAH DUA SEJOLI (1)

Wangi semerbak padang rerumputan
Dua sejoli mengikat janji tanda cinta
bersama menganyam kebahagiaan
di antara canda dan tetes air mata


KISAH DUA SEJOLI (2)

Altar gereja kuno pagi-pagi nian
Empat lutut terjatuh memohon berkat dan jaga
suka duka mengarungi kehidupan
melaju di atas bahtera rumah tangga


E-Jay & Associates (C) 2005
Semak Merah, May 2005



Wednesday, February 02, 2005

Adegan Kehidupan


Fajar di ufuk timur merah merekah
Kereta pagi ini dipadati pencari nafkah
Menuju harap mengais berkah
Meski hanya seberkas cercah



EJ - Sydney, 26 Jan 05

Sunday, January 23, 2005

antara singapura dan jakarta



kutapaki masuk tahun yang baru
berjuta rasa menggemuruh dalam dada
mekar seribu bunga menerpa ruang bayangku
di antara hamparan cinta dan cita

di hari ulang tahunku ini
kuraih permata dambaan hati
puteri impian di ujung negeri
masihkah ada yang kuingini???


Kayu Timur, 23 Jan 05


Catatan:
Puisi ini khusus daku persembahkan utk seorang sobat di Jakarta dan kekasihnya di Singapura.